Klasifikasi Hadits Ditinjau Dari Perawinya

Klasifikasi Hadits Ditinjau Dari Perawinya

119
0
Klasifikasi Hadits Ditinjau Dari Perawinya

Salam Hangat Sahabat Blogger Indonesia. Penjelasan kali ini tentang pembagian hadits berdasarkan perawinya. Klasifikasi Hadits Ditinjau Dari Perawinya, ada terdiri berbagai macam hadits. Berikut pembahasannya.

Klasifikasi hadits dari segi sedikit atau banyaknya rawi :

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Portal Berita Riau
Dapatkan informasi dan berita terupdate untuk daerah Riau dan sekitarnya, Terpercaya dan Tedepan!
http://berita.riauniaga.com

Ads by Fullblogging

[1] Hadits Mutawatir: adalah suatu hadits hasil tanggapan dari panca indra, yang diriwayatkan oleh sejumlah besar rawi, yang menurut adat kebiasaan mustahil mereka berkumpul dan bersepakat dusta.

Syarat syarat hadits mutawatir

    1. Pewartaan yang disampaikan oleh rawi-rawi tersebut harus berdasarkan tanggapan panca indra. Yakni warta yang mereka sampaikan itu harus benar benar hasil pendengaran atau penglihatan mereka sendiri.
    2. Jumlah rawi-rawinya harus mencapai satu ketentuan yang tidak memungkinkan mereka bersepakat bohong/dusta.
    3. Adanya keseimbangan jumlah antara rawi-rawi dalam lapisan pertama dengan jumlah rawi-rawi pada lapisan berikutnya. Kalau suatu hadits diriwayatkan oleh 5 sahabat maka harus pula diriwayatkan oleh 5 tabi’in demikian seterusnya, bila tidak maka tidak bisa dinamakan hadits mutawatir.
#Baca juga :   Kunci-Kunci Rizki : Istighfar Dan Taubat

[2] Hadits Ahad: adalah hadits yang tidak memenuhi syarat syarat hadits mutawatir.

Klasifikasi hadits Ahad

  • Hadits Masyhur: adalah hadits yang diriwayatkan oleh 3 orang rawi atau lebih, serta belum mencapai derajat mutawatir.
  • Hadits Aziz: adalah hadits yang diriwayatkan oleh 2 orang rawi, walaupun 2 orang rawi tersebut pada satu thabaqah (lapisan) saja, kemudian setelah itu orang-orang meriwayatkannya.
  • Hadits Gharib: adalah hadits yang dalam sanadnya terdapat seorang yang menyendiri dalam meriwayatkan, dimana saja penyendirian dalam sanad itu terjadi.

Untuk penjelasan masing-masing hadist tersebut lihat diartikel Pengertian Hadist

Semoga Bermanfaat

TINGGALKAN KOMENTAR