Keutamaan Shalawat Nabi

Keutamaan Shalawat Nabi

121
0

Salam Hangat Sahabat

Keutamaan Shalawat Nabi. Sesungguhnya Allah dengan segala kekuasaan-Nya telah mengutus nabi-Nya Muhammad صلي الله عليه وسلم dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Portal Berita Riau
Dapatkan informasi dan berita terupdate untuk daerah Riau dan sekitarnya, Terpercaya dan Tedepan!
http://berita.riauniaga.com

Ads by Fullblogging

Ia telah menjadikannya rahmat bagi seluruh alam dan pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa serta menjadikannya orang yang dapat memberi petunjuk ke jalan yang lurus. Maka seorang hamba harus taat kepadanya, menghormati dan melaksanakan hak-haknya. Dan di antara hak-haknya adalah Allah mengkhususkan baginya sholawat dan memerintahkan kita untuk itu di dalam kitab-Nya yang agung (Al-Quran) dan Sunnah nabi-Nya yang mulia (Hadits). Di mana orang yang yang bersholawat untuknya akan memperoleh pahala yang berlipat ganda.

Allah Ta’ala berfirman:

إنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”   (QS. al-Ahzab: 56)

Hadits-hadits Rasulullah صلي الله عليه وسلم:

  1. Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنهما bahwasanya ia mendengar Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

“Barangsiapa yang bersholawat atasku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

  1. Dari Ibnu Mas’ud رضي الله عنه bahwasanya Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

أَوْلى النَّاسِ بي يوْمَ الْقِيامةِ أَكْثَرُهُم عَليَّ صلاةً

“Seutama-utama manusia bagiku pada hari kiamat ialah orang yang terbanyak bacaan shalawatnya padaku,” (HR. Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan)

  1. Dari Aus bin Aus رضي الله عنه, katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

إنَّ مِن أَفْضلِ أيَّامِكُمْ يَوْمَ الجُمُعةِ ، فَأَكْثِرُوا عليَّ مِنَ الصلاةِ فيه ، فإنَّ صَلاتَكُمْ معْرُوضَةٌ علَيَّ

“Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling afdhol ialah hari Jum’at, maka perbanyakkanlah membaca shalawat padaku pada hari itu, sebab sesungguhnya bacaan shalawatmu itu ditunjukkan kepadaku.”

Para sahabat berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah shalawat kita semua itu dapat ditunjukkan kepada Tuan, sedangkan Tuan sudah hancur tubuhnya?” Dalam sebagian riwayat disebutkan: dengan kata-kata: “Sedangkan Tuan telah rusak tubuhnya?” Nabi صلي الله عليه وسلم lalu bersabda:

إنَّ اللَّه حَرم على الأرْضِ أجْساد الأنْبِياءِ

“Sesungguhnya Allah mengharamkan pada tanah untuk makan tubuhnya sekalian Nabi.” (HR. Abu Dawud dengan isnad shahih)

  1. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

رَغِم أنْفُ رجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ علَيَّ

“Terkena debulah hidung seseorang – yakni amat hina sekali seseorang – yang di waktu nama saya disebutkan di sisinya, tetapi ia tidak suka membaca shalawat padaku.” (HR. Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan)

  1. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه pula, katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

لا تَجْعلُوا قَبْرِي عِيداً ، وَصلُّوا عَلَيَّ ، فَإنَّ صَلاتَكُمْ تَبْلُغُني حيْثُ كُنْتُمْ

“Janganlah engkau semua membuat kuburku itu sebagai hari raya, tapi bacalah shalawat padaku karena sesungguhnya bacaan shalawatmu itu sampai kepadaku, di mana saja engkau berada.” (HR. Abu Dawud dengan isnad shahih)

  1. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه pula bahwasanya Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

ما مِنْ أحد يُسلِّمُ علَيَّ إلاَّ ردَّ اللَّه علَيَّ رُوحي حَتَّى أرُدَّ عَليهِ السَّلامَ

“Tiada seorangpun yang memberi salam padaku, melainkan Allah mengembalikan ruhku, sehingga saya dapat rnenjawab salam orang itu.” (HR. Abu Dawud dengan isnad shahih)

  1. Dari Ali رضي الله عنه, katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

البَخِيلُ كُلَّ البُخْلِ الَّذِي ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

“Orang kikir ialah orang yang apabila namaku disebut disisinya ia tidak membaca shalawat padaku.” (HR. Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis shahih)

  1. Dari Fadhalah bin ‘Ubaid رضي الله عنه, katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم pernah mendengar seseorang yang berdoa dalam shalatnya, tetapi ia tidak mengucapkan puji-pujian kepada Allah Ta’ala dan tidak pula membaca shalawat pada Nabi صلي الله عليه وسلم, lalu Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda: “Tergesa-gesa sekali orang ini,” kemudian orang itu dipanggilnya. Nabi صلي الله عليه وسلم lalu bersabda pada orang itu atau pada orang lain juga:

إذا صلَّى أحَدُكُمْ فليبْدأْ بِتَحْمِيدِ ربِّهِ سُبْحانَهُ والثَّنَاءِ عليهِ ، ثُمَّ يُصلي عَلى النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ثُمَّ يدْعُو بَعدُ بِما شاءَ

“Jikalau seseorang di antara engkau semua hendak berdoa, maka hendaklah memulai dengan mengucapkan puji-pujian kepada Tuhannya yang Maha Suci serta puja-pujaan padaNya, selanjutnya membaca shalawat kepada Nabi صلي الله عليه وسلم, seterusnya bolehlah ia berdoa dengan apa yang dikehendaki olehnya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis shahih)

  1. Dari Abu Muhammad,yaitu Ka’ab bin ‘Ujrah رضي الله عنه, katanya: “Nabi صلي الله عليه وسلم keluar pada kita, lalu kita berkata: “Ya Rasulullah, kita semua telah mengerti bagaimana cara bersalam kepada Tuan, tetapi bagaimanakah cara kita kalau membaca shalawat kepada Tuan?” Beliau صلي الله عليه وسلم bersabda:”Ucapkanlah:

اللَّهمَّ صَلِّ على مُحمَّدٍ ، وَعَلى آلِ مُحمَّد ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلى آلِ إبْرَاهِيمَ ، إنَّكَ حمِيدٌ مجيدٌ . اللهُمَّ بارِكْ عَلى مُحَمَّد ، وَعَلى آلِ مُحَمَّد ، كَما بَاركْتَ على آلِ إبْراهِيم ، إنَّكَ حميدٌ مجيدٌ

Ya Allah, berikanlah tambahan kerahmatan pada Muhammad dan pada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan tambahan kerahmatan pada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Termulia.

Ya Allah, berikanlah tambahan keberkahan pada Muhammad dan pada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah menambahkan keberkahan pada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Termulia. (Muttafaq ‘alaih)

  1. Dari Abu Mas’ud al-Badri رضي الله عنه, katanya: “Rasulullah صلي الله عليه وسلم datang kepada kita dan kita semua sedang dalam majlisnya Sa’ad bin ‘Ubadah, lalu Basyir bin Sa’ad berkata kepada beliau صلي الله عليه وسلم: “Allah menyuruh kita supaya kita membaca shalawat kepada Tuan, ya Rasulullah, maka bagaimanakah cara kita mengucapkan shalawat kepada Tuan itu?” Rasulullah صلي الله عليه وسلم lalu diam, sehingga kita semua mengharapkan, alangkah baiknya kalau tadi-tadi Basyir tidak bertanya kepada beliau tentang hal itu. Kemudian Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda: “Ucapkanlah:

اللَّهمَّ صلِّ عَلى مُحَمَّدٍ ، وَعَلى آلِ مُحمَّدٍ ، كما صليْتَ على آل إبْراهِيم ، وَبارِكْ عَلى مُحَمَّد ، وعَلى آلِ مُحمَّد ، كما بَاركْتَ عَلى آل إبْراهِيم ، إنكَ حمِيدٌ مجِيدٌ

والسلام كما قد عَلِمتم

Ya Allah, berikanlah tambahan kerahmatan pada Muhammad dan pada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan tambahan kerahmatan pada keluarga Ibrahim. Ya Allah, berikanlah tambahan keberkahan pada Muhammad dan pada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah menambahkan keberkahan pada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Termulia.

Adapun tentang salam, maka sebagaimana yang engkau semua sudah diajari.” (HR. Muslim)

  1. Dari Abu Humaid as-Sa’idi رضي الله عنه, katanya: “Para sahabat berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah cara kita mengucapkan shalawat kepada Tuan?” Beliau صلي الله عليه وسلم bersabda; “Ucapkanlah:

اللَّهُمَّ صلِّ على مُحمِّدٍ ، وعَلى أزْواجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ ، كما صَلَّيْتَ على إبْراهِيمَ ، وباركْ عَلى مُحَمَّدٍ ، وعَلى أَزْوَاجِهِ وذُرِّيَّتِهِ ، كما بارَكتَ على إبْراهِيم ، إنَّكَ حمِيدٌ مجِيدٌ

Ya Allah, berikanlah tambahan kerahmatan pada Muhammad dan pada isteri-isteri dan keturunan-keturunannya. Sebagaimana Engkau telah memberikan tambahan kerahmatan pada Ibrahim.  Dan berikanlah tarnbahan keberkahan pada Muhammad dan pada isteri-isteri dan keturunan-keturunannya. Sebagaimana Engkau telah menambahkan keberkahan pada Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Termulia.

Semoga Bermanfaat

#Baca juga :   Tutur Kata Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam

TINGGALKAN KOMENTAR